Selasa, 28 Mei 2019

KONFIGURASI CISCO DISCOVERY PROTOCOL

Cisco Discovery Protocol (sebelumnya dikenal sebagai CDP) adalah protokol Layer 2, media-independen, dan jaringan-independen yang berjalan pada perangkat Cisco dan memungkinkan aplikasi jaringan untuk mempelajari tentang perangkat yang terhubung langsung di dekatnya. Protokol ini memfasilitasi pengelolaan perangkat Cisco dengan menemukan perangkat-perangkat ini, menentukan bagaimana mereka dikonfigurasikan, dan memungkinkan sistem menggunakan protokol lapisan jaringan yang berbeda untuk saling belajar tentang satu sama lain.
Modul ini menjelaskan Cisco Discovery Protocol Version 2 dan bagaimana fungsinya dengan Simple Network Management Protocol (SNMP).

KONFIGURASI FRAME RELAY PADA CISCO PAKET TRACER

Frame Relay merupakan jenis pelayanan yang tepat bagi mereka yang menginginkan bare-bones connection-oriented yang mutlak untuk transfer antar machine dengan kecepatan tinggi dan biaya yang ekonomis. Terbentuknya Frame Relay disebabkan oleh adanya perubahan teknologi selama dua dekade terakhir ini.

         Dua puluh tahun yang lalu, komunikasi dengan menggunakan kabel telepon sangat lamban dan mahal, sehingga diperlukan protokol-protokol yang rumit untuk error handling, serta biaya yang sangat besar untuk mengoperasikannya. Namun, keadaan sekarang ini telah berubah secara radikal.

         Saat ini, saluran telepon sangat cepat dan dapat diandalkan. Pelanggan menyewa sebuah permanent virtual circuit antara dua point dan kemudian dapat mengirim frame-frame sampai 1600 byte. Berkaitan dengan hal ini, Frame Relay menyediakan pelayanan yang seminimal mungkin dalam cara penentuan awal dan akhir dari masing-masing frame, dan error detection pada transmisi.

         Frame Relay yang didesain pertama kali oleh ISDN merupakan pengembangan lebih lanjut dari Packet Switching dan X.25, dan khusus didesain untuk memperbaiki kekurangan dari dua pendahulunya ‘tersebut’. Beberapa feature yang dimiliki oleh Frame Relay adalah :

§  Call Control Signalling: dilakukan pada logical connection yang terpisah dari user data, sehingga intermediate node tidak perlu maintain state tables/process message yang berhubungan dengan call control pada sebuah per-connection basis.

§  Multiplexing dan switching dari logical connection terjadi pada layer 2 bukan layer 3.

§  Tidak ada hop-by-hop flow control dan error control. End-to-end flow control dan error control terdapat pada layer yang lebih tinggi.

Rabu, 15 Mei 2019

PEMBUATAN KABEL UTP

Kabel UTP adalah singkatan dari UTP yaitu Unshielded Twisted Pair. Kabel UTP terbuat dari bahan pengantar tembaga, mempunyai isolasi dari plastik dan terbungkus dari bahan isolasi yang dapat melindungi dari api dan juga kerusakan fisik. Kabel UTP terdiri dari 4 pasang inti kabel yang saling bergabung dimana masing – masing pasang mempunyai kode dengan warna yang berbeda.
Kabel UTP adalah suatu jenis kabel yang dapat dipakai untuk membuat jaringan komputer. Kabel UTP terdiri dari bagian dalam yang berisi 4 pasang kabel. Kabel Twisted Pair Cable tersebut terbagi ke dalam 2 jenis diantaranya adalah Shielded dan Unshielded.
Bagian Shielded adalah jenis dari kabel UTP yang memiliki selubung pembungkus, sedangkan bagian Unshielded adalah jenis yang tidak mempunyai selubung pembungkus. Untuk mengkoneksikan kabel jenis ini memakai konektor RJ-45 atau RJ-11.

Rabu, 01 Mei 2019

TCP CLIENT SERVER DENGAN JAVA

Socket adalah mekanisme komunikasi yang memungkinkan terjadinya pertukaran data antar program atau proses baik dalam satu mesin maupun antar mesin. Gaya pemrograman socket sendiri berawal dari sistem Unix BSD yang terkenal dengan kepeloporannya pada  bidang penanganan jaringan, sehingga sering disebut BSD Socket. Socket pertama kali diperkenalkan di sistem Unix BSD versi 4.2 tahun 1983 sebagai kelanjutan dari implementasi  protokol TCP/IP yang muncul pertama kali pada sistem Unix BSD 4.1 pada akhir 1981. Hampir setiap variant Unix dan Linux mengadopsi BSD Socket. Pada lingkungan Unix, socket memberikan keleluasaan pemrograman gaya Unix yang terkenal dengan ideologinya,
Semua di Unix/Linux adalah file
. Komunikasi antar program dapat berlangsung lewat penggunaan deskriptor file standar Unix dengan bantuan socket. Keunggulan dari penggunaan socket adalah anda dapat melakukan komunikasi antar  proses/program melalui jaringan berbasis yang TCP/IP tentunya, bahkan dengan program lain yang berjalan pada platform non-unix seperti Microsoft Windows, sepanjang program tersebut  berbicara dalam protokol transfer yang sama. Fasilitas-fasilitas yang disediakan oleh mesin unix seperti rlogin, ssh, ftp, dan lain-lain menggunakan socket sebagai sarana komunikasi mereka. Socket dibentuk dan digunakan dengan cara yang berbeda. Komunikasi socket terutama diciptakan untuk tujuan menjembatani komunikasi antara dua buah program yang dijalankan pada mesin yang berbeda. Jangan khawatir, ini tentu saja berarti dua program pada mesin yang sama dapat juga saling berkomunikasi. Kelebihan lain dari komunikasi socket adalah mampu menangani banyak klien sekaligus (multiple clients)